Postingan

Teka Teki

 Selamat siang, pagi ini wanita yang bernama fafah tidak terlalu siang bangunnya, entah karena apa tapi dia akhir-akhir ini juga moodnya lagi bagus si. Ternyata bukan hanya itu lohh,, moodnya masnya juga lagi bagus juga, ya ada kalanya mereka bertengkar si. Rindu, kalo dengar kata ini rasanya itu gemess banget aku deh, udah sekitar 1minggu yang lalu mereka merencanakan pertemuan tapi si masnya terlalu menjaga si fafahnya itu, iya karena dia sebagian dari pengurus di penjara suci itu si, jadi mau ketemu dia selalu memikirkan kedepannya. wkwk. Bagiku hal seperti ini wajar si.  Hari ini, tepat si fafah lagi kebetulan lagi makan di warung, tiba-tiba masnya yang berinisial TP itu nanyain, " kamu si kalo maem sukanya makan apa?" dijawablah sama si fafah, " aku apa ajah mah doyan", " ya, naksudnya yang paling kamu suka loh", " kalo aku, makan sama sop panas suka banget", " tambah, sambel plus kerupuk, uh makin mantab ya wek" jawabnya TP. Singk...

Sebuah Rasa

Entah mengapa seketika dia membenci pada bulan kelahirannya. Apakah ada hal yang membuat menyesali pada bulan itu? Ataukah dia tak ingin lagi bulan itu datang ? Kamu adalah orang yang sangat baik, perasaan saja rela kamu bagi untuk dia yang bukan miliknya. Sehebat apa dia mempertahankan? Entah lah kita lihat saja. Dia percaya rencana Tuhan sangat indah untuk kamu nikmati kelak. Bukan perihal rasa atau pemikiran, ini hanya masalah waktu saja. Bosan? Ya diapun merasakan. Tapi bukan cara terbaik menghindar dari perasaan itu. Lalu mengapa kau datang ketika kau sepi? Apakah dia hanya sebagai kertas putih yang kau nodai dengan tinta hitam? Keras, bukan sifatnya, tapi kini dia pun mengubah karna untukmu. Kali ini mugkin dia tau bagaimana rasanya dikekang dengan suatu keadaan tanpa kau memikirkan hidupnya. Hal serupa mungkin akan datang  entah cepat atau lambat dia akan segera merasakan. Doa yang selalu dia panjatkan untuk segera disemogakan kali ini memudar karna kepercayaannya dihan...

Diam

Aku rasa dia memang tidak pantas untuk kamu miliki. Bodohnya kamu melepaskan hanya demi orang itu. Apakah kamu tidak melihat bagaimana perjuangannya untukmu? Kamu orang yang sangat bodoh yang pernah aku temui. Dia saja reja menjadi milikmu secara diam tanpa satu orangpun tau, kenapa kamu membiarkannya pergi? 3 tahun lebih kamu tak berkabar dengannya, tapi dengan yakin kamu membagikan kepahitan akan ceritamu dengan dia yang sudah kau sakiti. Bukankah itu hal yang sangat naif ? Egois memang perlu, tapi haruslah kamu malu akan perilaku yang kamu lakukan selama ini. Dia masih tetap sama dengan perasaan yang sama juga, lantas mengapa kamu hanya saja memberi harapan tanpa sebuah kepastian, akankah dia nyaman dengan perilakumu saat ini? Aku rasa pergi akan dilakukan untuk mencari yang lebih menyamankan keadaan untuk kedepannya. Takdir Tuhan takkan pernah tertukar, percayalah jika kamu dan dia saling memahami aku rasa Tuhan akan berkata lain. Semesta tau kapan, dimana, dan apa yang harus kamu ...
Gambar
Memuat...